Toxic Masculinity
Konsep maskulinitas masih sering dianggap sebagai suatu fenomena yang tidak perlu mendapatkan perhatian. Ide tentang kelelakian masih sering dianggap sebagai sebuah konsep yang secara sosial tidak banyak dibatasi (Nodelman, 2002: 1-2). Hal ini berarti bahwa hal-hal yang sudah dipersepsi sebagai hal-hal yang tidak bisa dipisahkan dari laki-laki, misalnya keberanian dan kekuatan dipandang sebagai sifat yang membatasi. Sebaliknya, sifat-sifat tersebut dalam masyarakat dianggap sebagai sifat positif yang harus banyak diadopsi dalam masyarakat. Hal ini berbeda dengan konsep femininitas. Segala hal yang berhubungan dengan perempuan seperti penggunaan make up dan pakaian yang menonjolkan femininitas masih sering dipandang sebagai hal-hal yang membatasi ruang gerak perempuan. Toxic masculinity adalah ketika laki-laki disosialisasikan untuk menjadi maskulin dan tidak boleh mengekspresikan emosi. Istilah tersebut muncul dari sosialisasi-sosialisasi peran gender sejak kecil. Ketika ki...