DIGITAL MARKETING NIH...

Digital Marketing

                Digital marketing adalah pemasaran produk maupun jasa yang dilakukan dengan media digital. Tujuan dari pemasaran ini adalah untuk menjangkau sebanyak-banyaknya target customer secara efisien, personal dan relevan. Digital marketing dapat digunakan untuk bisnis apa pun di industri apa pun. Terlepas dari apa yang dijual perusahaan kita, digital marketing masih memerlukan persona customer untuk mengidentifikasi kebutuhan calon customer kita, dan menciptakan konten online yang menarik dan membantu costumer.

Digital Marketing atau Pemasaran secara digital bisa didefinisikan sebagai semua upaya pemasaran menggunakan perangkat elektronik/internet dengan beragam taktik marketing dan media digital dimana kita dapat berkomunikasi dengan calon konsumen yang menghabiskan waktu di online. Ada beragam akses untuk para calon konsumen agar dapat melihat penawaran kita, seperti Website, Blog, Media sosial (Instagram, Whatsapp, Line, dsb).

Jenis-jenis Digital Marketing yaitu :

1.       SEO (Search Engine Optimization)

SEO itu sendiri adalah usaha optimasi website agar memperoleh peringkat bagus dari mesin telusur semacam Google. Tujuannya tentunya memungkinkan website kita untuk lebih mudah ditemukan oleh pengguna internet yang sedang mengakses mesin telusur. Digital marketing SEO terbagi menjadi dua, yaitu On Page SEO dan Off Page SEO.

2.       SEM (Search Engine Marketing)

SEM adalah cara meningkatkan visibilitas website pada halaman hasil pencarian mesin telusur semacam Google.

3.       Content Marketing

Content marketing adalah cara pemasaran yang difokuskan ke pembuatan dan pendistribusian konten. Konten yang sifatnya relevan dan konsisten agar bisa menarik dan mempertahankan audience. Audience yang dimaksud adalah yang telah ditetapkan dengan jelas sebagai target pasar. Tujuan content marketing adalah sama seperti pemasaran dan digital marketing yaitu untuk mendorong tindakan pelanggan sehingga bisa menghasilkan keuntungan.

Contih penerapan content marketing ada banyak termasuk pesan email ke pelanggan. Intinya segala media butuh konten atau isi pesan yang bisa meningkatkan ketertarikan pasar hingga mereka mau bertransaksi bahkan loyal kepada produsen. Jadi, content marketing itu sangat penting.

4.       PPC (Pay Per Click)

PPC ini merupakan salah satu metode beriklan di internet yang paling populer, dimana pengiklan (advertiser) hanya membayar jika ada yang klik iklannya. Selain PPC, ada juga sebenarnya metode PPM (Pay Per Impression), yaitu bayar per kemunculan (biasanya per 1,000 kali kemunculan). Contoh PPC adalah dari AdWords dari Google.

Digital marketer bertanggung jawab untuk mengangkat brand (brand awareness) dan mengumpulkan data customer (lead generation) melalui semua media gratis dan berbayar yang digunakan. Namun, setiap bisnis memiliki cara penerapan strategi pemasaran digital dengan cara yang berbeda-beda. Misalnya seperti penerapan digital marketing pada ragam bisnis dibawah ini :

1.       B2B Digital Marketing

Jika perusahaan kita melakukan sistem bisnis ke bisnis (B2B), sistem digital marketing akan berpusat pada mengumpulan data customer (lead generation). Oleh karena itu kita memerlukan strategi pemasaran yang menarik agar menghasilkan customer yang berkualitas untuk sales people (tenaga penjualan) kita.

Di luar situs web kita, kita dapat memfokuskan upaya kita pada media yang berfokus pada bisnis seperti LinkedIn, dimana mayoritas demografis customer kita menghabiskan waktu mereka secara online.

2.       B2C Digital Marketing

Jika perusahaan kita adalah bisnis-ke-konsumen (B2C), tergantung pada titik harga produk kita, kemungkinan tujuan dari upaya pemasaran digital kita adalah untuk menarik orang ke situs web kita dan membuat mereka menjadi pelanggan tanpa perlu melalui perantara sales people (tenaga penjualan).

Jadi, kita tidak akan sepenuhnya berfokus pada pengumpulan data customer (leads), namun lebih fokus ke dalam membangun perjalanan pembeli (customer journey)  dari saat seseorang masuk di situs web kita, hingga saat mereka melakukan pembelian. Ini berarti fitur produk kita lebih signifikan daripada bisnis B2B, dan kita mungkin perlu menggunakan ajakan bertindak (Call to Action) yang lebih kuat.

 

Komentar

Posting Komentar